Pemprov Lampung Bersama TNI-Polri Perkuat Infrastruktur Perdesaan

Wagub Jihan Nurlela bersama Pangdam XXI/Raden Intan menghadiri peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kali Pasir, Way Bungur, Lampung Timur
Wagub Jihan Nurlela bersama Pangdam XXI/Raden Intan menghadiri peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kali Pasir, Way Bungur, Lampung Timur, Kamis 13 Agustus 2026. Foto: Pemprov Lampung

LAMPUNG TIMUR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengapresiasi kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur dasar yang berdampak langsung bagi warga, khususnya di wilayah perdesaan.

Apresiasi itu dari Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela saat menghadiri peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, Kamis 13 Agustus 2026. Peresmian secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Istana Merdeka.

Turut hadir Pangdam XXI/Raden Intan, Bupati Lampung Timur, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Lampung Timur, serta unsur TNI dan Polri.

Peresmian Serentak

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo meresmikan 3.365 jembatan hasil pengabdian TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih hasil karya TNI Angkatan Darat untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Presiden menegaskan, pembangunan ini wujud nyata kehadiran negara meningkatkan kualitas hidup, khususnya di daerah terpencil dan perdesaan.

“Saya bangga dengan saudara sekalian. TNI bukan tentara biasa, melainkan tentara yang berjuang bersama rakyat, memberikan yang terbaik untuk rakyat,” ujar Prabowo.

Menurutnya, pembangunan jembatan dan air bersih adalah bentuk konkret gotong royong dan semangat mengoptimalkan kekuatan sendiri untuk kemakmuran rakyat.

“Negara harus hadir untuk rakyat paling terpencil, agar menikmati kualitas hidup yang baik,” tegasnya.

Presiden mencontohkan, jembatan bisa memangkas waktu tempuh yang sebelumnya berjam-jam. Sementara air bersih membantu warga memenuhi kebutuhan dasar.

Critical Link Bangun Desa

Wagub Jihan Nurlela menyebut Jembatan Garuda Merah Putih terbangun atas dasar kolaborasi berbagai pihak yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.

“Yang kita saksikan hari ini adalah jembatan yang sudah terbangun atas pondasi kolaborasi luar biasa,” ujar Jihan.

Dia menjelaskan, pembangunan ini bermula dari komunikasi pemerintah daerah dan jajaran TNI terkait kebutuhan infrastruktur di Way Bungur.

Bagi Jihan, jembatan memiliki posisi strategis sebagai critical link atau penghubung penting dalam jaringan transportasi masyarakat.

“Jembatan ini lebih vital daripada jalan. Jika critical link rusak, percuma jalan bagus, pertanian melimpah, dan sumber kekayaan di desa,” katanya.

Keberadaan jembatan ini guna memperlancar mobilitas, membuka akses ekonomi, pendidikan, pelayanan sosial, dan menghubungkan permukiman dengan pusat pelayanan serta sentra ekonomi.

Butuh Sinergi

Jihan menyampaikan pembangunan infrastruktur masih menjadi PR besar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Kebutuhan sangat besar, sementara anggaran dan kewenangan terbatas.

“Kolaborasi seperti inilah yang membuat kita optimistis, karena pembangunan yang kuat adalah yang dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.

Pemprov terus mengalokasikan anggaran di tengah terbatas fiskal. Karena itu, dia mengajak kabupaten/kota, TNI, Polri, dan masyarakat memperkuat gotong royong dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur secara bertahap.

“Semua pihak boleh berswadaya. Pemerintah tak menutup mata dan telinga terhadap keluhan masyarakat. Kalau kita bergandengan tangan, persoalan demi persoalan bisa kita selesaikan demi kesejahteraan Lampung,” katanya.

Sampaikan Salam Gubernur

Jihan juga menyampaikan salam Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang saat itu bertugas di Batam untuk menerima penghargaan di bidang pendidikan. Dia menegaskan penghargaan Pemprov ini juga hasil kerja bersama seluruh pihak.

Pemprov Lampung berkomitmen memperkuat sinergi dengan pusat, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur menjadi bukti kolaborasi mampu menghadirkan solusi konkret, memperkuat konektivitas, dan membuka peluang ekonomi di perdesaan. (Pemprov Lampung)

Related posts

Leave a Comment